Dari meningkatkan suasana hati dan meningkatkan kemampuan kognitif untuk membantu meringankan gejala infeksi dan mulas, minyak esensial memiliki sejumlah manfaat. Sebagai seorang apoteker dan farmakologis holistik, saya menggabungkan minyak esensial untuk mengatasi masalah kesehatan tertentu, seperti insomnia, peradangan, masalah pencernaan dan kesehatan gigi, serta menciptakan campuran khusus untuk klien saya.
 |
| 8 Minyak Esensial Terbaik untuk Kesehatan Anda |
Ini adalah delapan minyak atsiri utama yang saya rekomendasikan untuk meningkatkan kesehatan Anda. Untuk semua minyak ini (kecuali minyak oregano), saya sarankan menyebar minyak ke udara dengan diffuser aromatik. Anda juga dapat menempatkan beberapa tetes minyak ke dalam panci berisi air panas, posisikan wajah Anda di atas panci, tutup mata Anda, tutupi kepala Anda dengan handuk dan hirup uapnya.
1. Lemon
Lemon adalah minyak esensial pertama yang saya temui saat remaja. Minyak ini sangat tinggi dalam limonene, yang membantu mengurangi gejala penyakit refluks gastroesofageal (GERD, alias mulas) serta membantu melarutkan batu empedu. Juga, studi kasus telah menunjukkan efek anti-tumor menggunakan D-limonene pada pasien dengan kanker stadium lanjut.
2. Rosemary
Rosemary menarik minat saya sejak kecil, karena kami memiliki semak rosemary di halaman depan kami. Molekul terpene aromatik yang ditemukan dalam minyak esensial rosemary, termasuk 1,8-cineole, telah dipelajari dalam uji klinis dan menunjukkan peningkatan kemampuan kognitif, seperti memori, fokus dan konsentrasi. Rosemary juga berfungsi sebagai alat bantu pencernaan, untuk mengurangi sakit kepala dan merangsang penyembuhan paru-paru saat Anda pilek.
3. Peppermint
Peppermint adalah minyak esensial tengara yang relatif murah dan memiliki berbagai aplikasi terapi. Peppermint adalah esensi yang mengangkat yang biasa digunakan untuk mengurangi kabut otak dan menghilangkan sakit kepala. Minyak esensial ini juga membantu meredakan sakit perut, mengurangi kembung dan gas, dan sangat bagus untuk pijatan jika diencerkan dengan minyak pembawa, seperti minyak almond.
4. Bud Cengkeh
Cengkeh memiliki sifat anti-mikroba dan anti-inflamasi yang kuat. Cengkeh telah digunakan di kantor gigi selama beberapa dekade sebagai obat bius untuk gigi dan gusi. Minyak ini dapat menyebabkan iritasi pada kulit, jadi saya sarankan mengencerkan minyak hingga kurang dari 0,5 persen dan melakukan uji tempel (gunakan pada area kecil dan tunggu satu jam untuk reaksi negatif) sebelum mempertimbangkan untuk menggunakannya secara topikal.
5. Kunyit
Dipuji karena sifatnya yang meningkatkan kekebalan, anti-inflamasi dan modulasi rasa sakit, anti-oksidan yang kuat ini adalah bumbu abadi yang dipuja dalam budaya India. Saya suka mencampurkan minyak kunyit dengan lotion tubuh untuk mengurangi nyeri sendi. Namun, mengingat warna oranye terang, Anda harus berhati-hati untuk tidak menodai pakaian Anda.
6. Biji Kopi
Jika Anda menyukai aroma kopi segar di pagi hari, Anda akan menyukai yang ini. Dengan esensi ini, Anda dapat mengalami sensasi energi sepanjang hari (tanpa kafein sore). Ekstrak CO2 mengandung kafein, merangsang sistem saraf, memberi energi pada tubuh dan mengangkat suasana hati Anda. Ini juga menghasilkan toner kulit yang bagus dan dapat dimasukkan ke dalam bak mandi atau ditambahkan ke dalam lotion.
7. Jintan Hitam
Umumnya dikenal sebagai minyak biji hitam, jintan hitam adalah esensi yang kuat dengan lebih dari 100 komponen aktif secara farmakologis dan sifat anti-mikroba. Ekstrak biji jintan hitam umumnya digunakan secara topikal untuk mengurangi gejala kondisi kulit, seperti psoriasis dan eksim, terutama oleh dokter di India. Ekstrak ini juga dapat dihirup untuk mengurangi peradangan paru-paru karena asma.
8. Oregano
Minyak oregano membantu melawan pilek dan flu, menawarkan sifat anti-bakteri, anti-jamur dan anti-virus yang kuat dan memiliki sifat anti-inflamasi untuk memberikan bantuan dari sakit perut. Tetapi maklum bahwa konsumsi yang teratur dapat berdampak negatif pada flora usus seiring waktu dan hanya dipertimbangkan setelah berdiskusi dengan dokter atau ahli aromaterapi klinis.
Untuk menggunakan, pertama, encerkan minyak ini menjadi kurang dari 2,5 persen. Kemudian, jika dikonsumsi secara internal, minum kapsul untuk mengurangi iritasi tenggorokan dan lambung. Dan jika Anda menggunakan minyak ini secara topikal, lakukan tes patch kulit terlebih dahulu. Untuk membuat tonik, tempatkan beberapa tetes minyak ke dalam gelas berisi 16 ons air. Tunggu 10 hingga 15 menit agar minyak menguap. Campur dengan susu almond, lemon, cabe rawit dan madu secukupnya.
Apa yang kamu pikirkan?
Apakah Anda menggunakan minyak esensial? Apa saja kesukaan Anda? Apakah ada yang membuat daftar? Apakah ada orang lain yang akan Anda tambahkan? Bagikan pemikiran dan saran Anda dalam komentar di bawah!
Comments
Post a Comment